Skip to main content

Indonesia gagal raih emas di Djarum Indonesia Open 2011

Indonesia gagal meraih emas di Djarum Indonesia Open setelah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir ditaklukkan ganda China, Zhang Nan/Zhao Yunlei  di partai terakhir. Hasil ini membawa China  meraih empat gelar di Indonesia Open 2011 dari nomor ganda putra, tunggal putri , ganda putri dan ganda campuran. Satu emas lainnya di raih pebulutangkis asal Malaysia, Lee Chong Wei pada tunggal putra.

Pada partai sebelumnya Ganda putri China, Wang Xiaoli/Yu Yang menggagalkan ambisi pasangan Indonesia, Vita Marissa/Nadya Melati untuk menjadi juara Indonesia Open Super Series Premier 2011.

Pada Set pertama  Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir unggul atas pasangan china dengan skor 22-20, akan tetapi pasangan Indonesia ini kalah pada set kedua dan ketiga dengan skor yang cukup jauh 21-14 dan 21-9.

Semoga pada event-event yang berikutnya Indonesia dapat menjadi juara...

baca juga :

Comments

Popular posts from this blog

Penemu Lambang Garuda

Garuda merupakan lambang Negara Indonesia, hampir semua orang tahu itu. Namun hanya sebagian orang saja yang mengetahui siapa penemunya dan bagaimana kisah hingga menjadi lambang kebanggaan negara ini.
Sewaktu Republik Indonesia Serikat dibentuk, dia diangkat menjadi Menteri Negara Zonder Porto Folio dan selama jabatan menteri negara itu ditugaskan Presiden Soekarno merencanakan, merancang dan merumuskan gambar lambang negara.Dia lah Sultan Hamid II yang berasal dari Pontianak. Dia teringat ucapan Presiden Soekarno, bahwa hendaknya lambang negara mencerminkan pandangan hidup bangsa, dasar negara Indonesia, di mana sila-sila dari dasar negara, yaitu Pancasila divisualisasikan dalam lambang negara. Tanggal 10 Januari 1950 dibentuk Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis M Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, M A Pellaupessy, Moh Natsir, dan RM Ng Purbatjaraka sebagai anggot…

Biawak Papua,Terpanjang??

Biawak Papua, Varanus salvadorii (juga disebut Biawak Salvadori, Biawak Buaya, atau Artelia) adalah biawak yang hidup di pulau Nugini. Biawak ini dapat ditemui di rawa-rawa mangrove, dan hutan hujan pantai di bagian tenggara pulau. Terdapat rumor bahwa Biawak Papua dapat tumbuh sekitar 4.75 meter [ Hewan ini disebut juga biawak papua, dengan panjang tubuh bisa mencapai 4m, gembiraloka.net] yang membuatnya menjadi kadal terpanjang di dunia, tetapi catatan resmi yang terpanjang hanya 2.44 meter.  Biawak Papua di kebun binatang Oklahama Hewan ini mampu memanjat pohon dengan cekatan, karena dilengkapi dengan jari-jari yang amat kuat, tetapi juga perenang yang bagus. Ekornya digunakan untuk menjaga keseimbangan pada saat hewan berenang dan untuk mempertahankan diri dari musuh-musuhnya. Ekornya tidak dapat di tanggalkan seperti pada kadal-kadal lainnya. Biawak mampu menelan mangsa yang besar seperti yang dilakukan oleh ular. sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Biawak_Papua www.gembiraloka.ne…

Danau kaldera tertinggi Asia Tenggara

Kerinci boleh bangga dengan keberadaan Danau Gunung Tujuh yang merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara. Selain itu keberadaan Danau Kerinci yang merupakan terbesar kedua setelah Danau Toba di Sumatera Utara. Serta terdapat bbeberapa danau kecil lainnya dengan keindahan alamnya yang unik. Danau Belibis dengan alam yang masih asli memberikan sentuhan yang berbeda.

Danau Gunung Tujuh merupakan danau kaldera yang terbentuk akibat kegiatan gunung berapi di masa lampau. Pada ketinggian 1.996 m dpl, danau ini merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara. Danau ini sering ditutupi kabut dengan suhu rata-rata 17 0C. Luas Danau ± 960 ha dengan panjang berkisar 4,5 km dan lebar 3 km. Danau ini dikelilingi oleh tujuh gunung, yaitu Gunung Hulu Tebo (2.525 meter), Gunung Hulu Sangir (2.330 m), Gunung Madura Besi (2.418 m), Gunung Lumut yang ditumbuhi berbagai jenis lumut (2.350 m), Gunung Selasih (2.230 m), Gunung Jar Panggang (2.469 m), dan Gunung Tujuh (2.735 m). Danau Gunung Tujuh dikenal sebag…